Ini Langkah Pemko Atasi Banjir di Kota Pekanbaru

Pj Wako Pekanbaru Muflihun (Kaos lengan panjang warna hitam-red) saat meninjau langsung pengerukan drainase di titik banjir di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Rabu (27/7/22)/Dok beritadigi.com.

PEKANBARU (Beritadigi.com)– Pemko Pekanbaru dibawah komando Pj WalikotaMuflihun telah berupaya mengatasi banjir yang sudah menjadi persoalan akut di kota ini. Upaya yang telah dilakukan  seperti membersihkan drainase di wilayah rawan banjir yakni di Jalan Arifin Achmad, Jalan Kaharuddin Nasution serta sejumlah drainase lainnya dengan tujuan aliran air lancar tidak menggenang. Kemudian melakukan pengerukan dibeberapa sungai yang mengalami pendangkalan.

Namun tingginya curah hujan di Kota Pekanbaru dalam pekan ini mengakibatkan sungai-sungai yang berada diwilayah Pekanbaru sekitarnya  seperti sungai Batak, sungai Sago, sungai Sibam dan sungai Sail,  tidak mampu lagi menampung air bahkan sungai Siak juga meluap dan menggenangi pemukiman warga.

Pada Selasa (4/10/22) terlihat beberapa wilayah Kota Pekanbaru mengalami banjir dan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun, SSTP MAP dengan sigap memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk bergerak cepat mengatasi luapan air di Sungai Batak.

Tidak hanya itu, ia juga meminta agar pemerintah kota dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Syoffaizal M.Si untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak luapan Sungai Batak tersebut.

“Selain itu tingkat ketinggian air di Sungai Siak itu tinggi dari biasanya, makanya tadi malam ketika hujan lebatnya luar biasa, air kita ini tak tertampung. Sungai-sungai kecil juga penuh semua. Dan ini baru pula, biasanya hujan tak separah inikan, tapi ini semua penuh,” ujarnya.

Untuk itu, ia menginstruksikan Dinas PUPR melakukan pengecekan mulai dari saluran pembuangan air, anak sungai, hingga ke sungai-sungai besar.

“Kita cek jangan sampai ada sampah tersumbat agar aliran airnya lancar,” ucapnya.

Hujan bukan hanya mengguyur Kota Pekanbaru namun hampir seluruh wilayah Provinsi Riau dikhawatirkan hujan di daerah tetangga airnya mengalir ke wilayah Pekanbaru.

“Jadi ini memang di luar prediksi kita. Kecuali sungai tak penuh, kemudian banjir, itu lain cerita. Ini memang semua sungai penuh,” katanya.

Uun sapaan akrab Muflihun juga telah meminta kepada para camat untuk meminta warganya menjaga kebersihan lingkungan terutama agar tidak membuang sampah ke drainase, anak sungai dan sungai karena bisa menyumbat aliran air,

“ Kita himbau juga kepada warga Kota Pekanbaru untuk menggalakkan gotong royong, membersihkan parit di lingkungan masing-masing, kalau tersumbat karena sampah dan rerumputan segera bersihkan, sehingga aliran air pembuangan bisa lancar,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *