Cegah Kebakaran Sejak Dini, PT SLS Bekali Pemuda Siskamling Pelatihan Damkar

Para peserta pelatihan tengah mendengarkan penjelasan instruktur

PELALAWAN – Perusahaan kelapa sawit PT Sari Lembah Subur  (SLS) terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran melalui pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran bagi pemuda siskamling di Desa Beringin Makmur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kegiatan bertajuk “Sigap Sebelum Si Jago Merah Datang” yang digelar pada Senin (5/5/2026) lalu itu menjadi bagian kontribusi perusahaan dalam memperkuat edukasi mitigasi kebakaran di tingkat masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang berperan sebagai garda terdepan keamanan lingkungan.

Kepala Desa Beringin Makmur, Sulhan Nasution, mengapresiasi inisiatif PT SLS yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapan menghadapi situasi darurat kebakaran.

Peralatan pemadaman kebakaran milik PT SLS

“Terima kasih kepada pihak perusahaan atas edukasi dan simulasi yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di rumah tangga, agar tidak panik dan mampu melakukan penanganan awal dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih tingginya potensi kebakaran di lingkungan permukiman yang umumnya disebabkan korsleting listrik, kebocoran gas, maupun kelalaian penggunaan api. Di sisi lain, kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal dinilai masih perlu diperkuat.

Melalui pelatihan itu, peserta dibekali pengetahuan dasar mengenai penyebab kebakaran, langkah pencegahan dini, hingga praktik penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan teknik penanganan awal sebelum tim pemadam tiba di lokasi.

Asisten Fire Protection PT SLS, Tofan Hidayat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya tanggap darurat di lingkungan masyarakat.

Simulasi kebakaran

“Pemuda siskamling adalah ujung tombak di lingkungan. Dengan pelatihan ini, kami membekali mereka agar mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik saat terjadi kebakaran. Pencegahan dan penanganan awal adalah kunci utama menyelamatkan jiwa dan harta benda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan siap menghadapi risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun wilayah sekitar operasional perusahaan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemuda siskamling dengan tim pemadam perusahaan agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Beringin Makmur, Aipda Masnur, serta tim Sustainability PT SLS yang terdiri dari Hanafi Febriancahya, Lail Muhammad Saddam, dan Sony Noer Afzan.

Melalui kegiatan edukasi dan simulasi ini, PT SLS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih tanggap, aman, dan siap siaga menghadapi potensi bencana kebakaran di masa mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *