Jelang 100 Hari Masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kinerjanya Jalan di Tempat

Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto

PEKANBARU – Masa kerja Gubernur Riau Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto akan memasuki 100 hari sejak pelantikan mereka pada 20 Februari 2025. Namun, Fraksi Gerindra DPRD Riau menilai belum terlihat adanya gebrakan berarti dari pasangan pemimpin tersebut.

“Merefleksi menjelang seratus hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, kami melihat belum ada langkah signifikan yang dilakukan. Seharusnya, pada masa ini sudah mulai terlihat realisasi program-program strategis,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama, Kamis (22/5/2025).

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru itu, satu-satunya kebijakan yang dianggap pro publik sejauh ini adalah pemutihan denda pajak kendaraan bermotor. Namun, Ginda menilai program tersebut bukan sepenuhnya inisiatif baru dari Gubernur Wahid.

“Itu bukan kebijakan yang benar-benar baru. Program serupa juga sudah pernah dijalankan oleh gubernur sebelumnya,” katanya.

Ginda menegaskan, masyarakat Riau masih menunggu janji-janji politik yang disampaikan saat kampanye untuk segera direalisasikan. Bahkan, jika dibandingkan dengan kepala daerah lain di Indonesia, kinerja 100 hari kerja Pemerintah Provinsi Riau dinilai masih tertinggal.

Ia pun mendorong agar Gubernur Abdul Wahid dan SF Hariyanto segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Hal pertama yang harus dibenahi adalah susunan kabinetnya. Tempatkan orang-orang yang benar-benar kompeten di posisi strategis. Ini penting sebagai pondasi untuk mendorong pembangunan Riau ke depan,” tutup Ginda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *