Jokowi Harusnya Malu Belum Wujudkan Mobil Esemka

Presiden Joko Widodo membuka pintu mobil saat meninjau pelepasan ekspor mobil ke sejumlah negara, di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (8/3/2022). Pelabuhan Patimban mulai melakukan ekspor kendaraan pada 17 Desember 2021, dan hingga kini ekspor kendaraan secara utuh atau completely built up (CBU) telah mencapai 24,000 unit, ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Net

JAKARTA (Beritadigital)- Target ekspor 180 ribu unit mobil CBU produksi Indonesia yang dicanangkan pemerintah disayangkan banyak kalangan masyarakat. Sebab, mobil yang diekspor notabene adalah merek luar, bukan dalam negeri.

Sementara, hingga saat ini produksi mobil Esemka yang asli produk anak bangsa dan sudah mencapai tahap uji coba di Jakarta tak kunjung mendapatkan dukungan penuh oleh pemerintah.

Dalam pandangan pengamat politik, Jamiluddin Ritonga, seharusnya Presiden Joko Widodo lebih mengutamakan dan membanggakan mobil Esemka, bukan malah mobil CBU.

“Jokowi seharusnya tidak bangga dengan mobil CBU yang dilepasnya untuk di ekspor. Jokowi seharusnya malu karena belum dapat mewujudkan mobil Esemka menjadi kebanggaan Indonesia,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/3).

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, presiden dua periode itu harus mewujudkan Esemka menjadi mobil nasional. Sebagaimana yang dijanjikannya dulu saat masih menjabat sebagai Walikota Solo.

Menurutnya, hal tersebut baik untuk memberikan citra dan warisan.

“Karena itu, menjadi PR bagi Jokowi untuk mewujudkan mobil Esemka menjadi mobil nasional. Setidaknya janji itu dapat diwujudkan sebelum kekuasaannya berakhir di pengujung 2024,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *