PEKANBARU (beritadigi.com)— SMAN 18 Pekanbaru berhasil menggelar Gelar Karya Seni dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengusung tema “Kebudayaan Lokal Riau”. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi dari tiga kelas X dan menampilkan beragam karya seni yang merefleksikan kekayaan budaya daerah Riau.
Koordinator P5, Ibu Nurul Annisa Zulmi, S.Pd., Gr., mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya acara ini.
“Setelah melalui proses panjang dengan tema kebudayaan lokal Riau, akhirnya anak-anak kita mampu menampilkan karya nyata. Mereka mempersembahkan pertunjukan tari daerah, musik dan lagu daerah, mengenal rumah adat, membuat miniatur drama cerita rakyat, hingga menyuguhkan permainan tradisional yang mulai langka,” ujarnya penuh semangat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala SMAN 18 Pekanbaru, Dr. Hj. Wan Roswita, M.Pd., yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras seluruh pihak yang terlibat, termasuk koordinator dan fasilitator P5.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan semua pihak yang terlibat. Ini adalah bentuk nyata pendidikan karakter melalui budaya. Meskipun ke depannya mungkin program ini akan berubah nama, kegiatan serupa akan tetap dilaksanakan dengan kemasan yang lebih kreatif,” ungkap beliau dalam sambutannya.
Acara berlangsung meriah dan disambut dengan antusias oleh para siswa, guru, dan tamu undangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) mampu menggali potensi siswa serta memperkuat nilai-nilai lokal dan karakter kebangsaan dalam diri peserta didik.