PEKANBARU (Beritadigital)-Pohon Mahoni peneduh jalan di Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru akan ditebang di beberapa titik.
Opsi penebangan pohon ini disampaikan oleh Pemprov Riau melalui Sekdaprov Riau, SF Harianto saat rapat dengan Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN), Kamis (7/3/22) di Kantor Gubernur Riau.
Penebangan pohon yang berumur puluhan tahun itu untuk pelebaran jalan Sudirman khususnya dibeberapa U Turn, sehingga kemacetan yang selama ini terjadi bisa terurai.
“U Turn yang akan dilebarkan jalannya seperti di depan Kantor Mitsubishi, di depan Komplek Purna MTQ, di depan Kantor Kecamatan Bukit Raya, Simpang Tiga,” kata Kepala BPJN Riau, T Yuliansyah, Kamis (7/4/22).
Selain itu jelasnya, parit yang berada di U Turn akan ditutup untuk dijadikan trotoar bagi pejalan kaki.
Untuk dana pembangunannya lanjut Yuliansyah berasal dari dana APBN dan rancangan pembangunan tersebut akan disusun pihaknya bersama Dishub Provinsi Riau , Dishub Kota Pekanbaru dan pihak kepolisian,
” Itu harus merancang desainnya. Dia kan (pelebaran jalan -red) harus di desain, jangan sampai sekedar memindahkan macet saja. Karena tidak sepanjang (Jalan Sudirman) itu juga kita lebarkan, hanya di putaran-putaran macet itu saja.”
Mengenai kemungkinan adanya protes dari masyarakat jika pohon-pohon peneduh itu ditebang mengingat iklim Kota Pekanbaru yang panas, T Yuliansyah mengatakan hal itu masih sekedar opsi dari Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto.
“(Penebangan pohon) itu dari Pak Sekda. Pak Sekda bilang potong sekian pohon, nanti kita tanam lagi sekian pohon. Tapi memang di sana (Jalan Sudirman) teduh, ya, sayang juga kalau dipotong. Tapi itu opsi kebijakan dari provinsi,” ujarnya.
Sementara itu, lanjut T Yuliansyah, untuk solusi mengurai macet jangka pendek, rekayasa lalu lintas masih wajib dilakukan
