Memasuki Musim Panas, Anggota DPRD Riau Ingatkan Perusahaan

Androy Aderianda

PEKANBARU — Memasuki musim panas, sejumlah wilayah di Provinsi Riau mulai mengalami peningkatan suhu dan kemunculan titik api. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kondisi ini berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Aderianda, mengimbau agar perusahaan-perusahaan di Riau tidak membuka lahan dengan cara membakar.


“Kita minta perusahaan ikut berperan aktif mencegah terjadinya kabut asap dengan tidak membakar lahan saat membuka area perkebunan,” ujarnya, Selasa (29/4/2025).

Selain itu, Androy juga meminta kepada aparat pemerintahan setempat seperti kepala desa, lurah, dan camat agar aktif mengedukasi masyarakat mengenai larangan membakar lahan.
“Cuaca saat ini cukup panas, sehingga api mudah membesar. Kami harap para kepala desa, lurah, dan camat aktif menyampaikan larangan ini kepada warga,” tambahnya.

Lebih lanjut, anggota fraksi Gerindra ini juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik melalui media massa maupun media sosial.
“Sosialisasi yang masif dapat menjangkau masyarakat luas agar mereka lebih sadar dan tidak melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.

Sementara itu, dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Nasional yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa (29/4/2025), Menteri Kehutanan Raja Juli menekankan pentingnya tetap waspada meskipun tren karhutla menunjukkan penurunan.
Ia menyampaikan, sepanjang tahun 2024, luas area terdampak karhutla tercatat sekitar 370 ribu hektare, menurun drastis dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 1,1 juta hektar.

Pos terkait