PEKANBARU (Beritadigital)-LSM Jipikor meminta Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi untuk memecat oknum Cabang Dinas (Cabdis) Provinsi Riau, berinisial N.
“Jika perbuatan N benar seperti diberitakan di media online, kita minta Gubernur Riau untuk memecat oknum N, perbuatan tersebut sudah mencoreng dunia pendidikan,” kata Direktur Eksekutif Jipikor Tri Yusteng Putra, Rabu (19/1/22).
Kata Yusteng jika Gubri tidak mengindahkan permintaan tersebut, Jipikor akan menggelar aksi demo di kantor Gubernur Riau,
N dimintai tanggapannya melalui pesan Whattshap hingga beita ini dimuat tidak menanggapinya, upaya redaksi beritadigi.com untuk berkomunikasi melalui ponsel juga tidak diindahkan oleh N.
Seperti diberitakan sebelumnya dengan link https://www.beritadigi.com/2022/01/07/oknum-pegawai-cabdis-disdik-riau-wilayah-i-diduga-lakukan-pungli-ke-beberapa-sekolah/, Kepala Sekolah SMK di Provinsi Riau resah karena ulah oknum pegawai Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Wilayah I , wilayah Siak, Pelalawan dan Meranti, berinisial N, yang diduga kerap meminta duit ke sekolah-sekolah yang dikunjunginya.
Salah satu Kepsek SMK yang tidak ingin namanya disebut mengaku, setiap oknum Cabang Dinas Dinas Pendidikan Provinsi Riau, tersebut mengunjungi sekolahnya, selalu pulangnya dititipi amplop berisi uang, jika tidak diberi oknum tersebut mengancam akan mempersulit urusan administrasi ke Disdik Provinsi Riau.
“Saya terpaksa memberikan uang peribadi saya, setiap oknum tersebut datang ke sekolah, jumlahnya bisa ratusan ribu, sampai Rp1 Juta, kalau tak diberi, dia ancam saya,” katanya.
“Dari informasi yang saya dapat bukan hanya sekolah saya saja yang mendapat perlakuan seperti itu dari oknum tersebut, namun juga beberapa sekolah lainnya yang berada dibawah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Siak, Meranti dan Pelalawan,” terangnya.
Kepsek tersebut mengaku perbuatan oknum tersebut sudah sangat meresahkan, namun dirinya tidak berani melaporkan ke Disdik Provinsi Riau karena oknum tersebut mengaku punya ‘orang kuat’ di Disdik Provinsi Riau,” Tak berani lapor pak, oknum tersebut katanya punya orang kuat di Disdik Provinsi,” imbuhnya.
Pewarta : Edi Gustien
