APP Forestry dan Mitra Teken MoU dengan Polda Riau untuk Pencegahan Karhutla

PEKANBARU – APP Group melalui salah satu unit usahanya, PT Arara Abadi bersama mitra perusahaan secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kepolisian Daerah Riau terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (27/4/2026).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Direktur PT Arara Abadi, Edie Haris Mz dan Kepala Polda Riau, Herry Heryawan. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Haryanto serta Wakil Ketua I DPRD Provinsi Riau, Parisman Ihwan.

Direktur PT Arara Abadi, Edie Haris Mz, menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pemanfaatan hutan dan beroperasi di Provinsi Riau, pihaknya memiliki kewajiban menjaga areal kerja, mencegah terjadinya kebakaran, serta mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perusahaan berkomitmen mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara menyeluruh di wilayah operasional,” ujarnya.

Dalam upaya tersebut, Edie menjelaskan bahwa perusahaan menerapkan konsep Integrated Fire Management yang terdiri dari empat pilar utama. Pertama, pencegahan melalui pengelolaan sumber air serta kolaborasi dengan masyarakat sekitar, termasuk pembentukan program Desa Makmur Peduli Alam (DMPA). Kedua, persiapan dengan membangun sistem komando bencana dan pemetaan wilayah rawan terdampak.

Ketiga, deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi terkini serta patroli rutin di lapangan. Keempat, respons cepat melalui pengerahan helikopter water bombing berkapasitas 5.000 liter dan helikopter patroli untuk mobilisasi tim pemadam kebakaran.

Selain itu, perusahaan juga menyatakan kesiapan mendukung program green policing yang digagas Kapolda Riau guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanggulangan karhutla.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Haryanto, mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan saat ini. Ia menyinggung potensi El Nino yang dapat memicu cuaca panas ekstrem.

“Kita harus bersama-sama mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini. Seluruh pelaku usaha di Riau diharapkan dapat bekerja sama dalam mencegah karhutla,” ujarnya.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, menegaskan bahwa pencegahan merupakan kunci utama dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan pihak perusahaan menjadi langkah strategis dalam meminimalkan risiko kebakaran.

“Komitmen terhadap pencegahan dini dan pelaporan cepat menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi potensi karhutla,” tegasnya.

Dengan adanya penandatanganan MoU ini, seluruh pihak berharap tercipta sinergi yang kuat dalam upaya penanggulangan karhutla, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau.

Pos terkait