Terima Laporan Aneh-aneh, Penggunaan Dana BOSDA Menjadi Perhatian Serius DPRD Riau

Ketua Komisi V DPRD Riau, Eddy Moh Yatim/Net

PEKANBARU (Beritadigital)- DPRD Riau rupanya telah menerima laporan tentang penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSDA), yang diduga banyak program titipan dari Kepala Disdik Provinsi Riau, DR Kamsol.

“Iya, kemarin kami sudah panggil Disdik dan RDP. Kami akan dalami masalah ini,” kata Ketua Komisi V DPRD Riau Eddy  Mohd Yatim ketika dimintai tanggapan terkait berita https://www.beritadigi.com/2022/03/14/dana-bos-diduga-dirampok-dengan-berbagai-program/ , Selasa (15/3/22).

Diakuinya banyak yang aneh dalam penggunaan dana BOSDA tersebut dan komisi V bersama pimpinan DPRD Riau  Sarifuddin Poti yang hadir pada saat hearing tersebut bertekad untuk menuntaskannya sehingga dana BOSDA tersebut sesuai dengan peruntukkannya bukan malah menguntungkan bagi pihak-pihak  tertentu.

“Kesimpulan rapat sementara hasil rapat kemarin yang juga diikuti Waka DPRD Pak Poti, kami minta data, Pergub, Juklak, Juknis, Renja sekolah dan hal  terkait lainnya tentang penyaluran BOSDA,” Jelasnya.

DPRD lanjut Eddy  juga akan turun uji petik ke sekolah-sekolah terkait masalah ini. Sebab banyak pengaduan yang diterima komisi V DPRD Riau terkait dana BOSDA tersebut,

” Uji petik ini, kita akan lakukan secara acak. Kita tidak mau sampaikan sekolah mana aja dan tak mau Disdik ikut agar hasilnya betul-betul fair. Soal waktu, kami menunggu pimpinan DPRD Riau dalam hal ini Pak Poti yang menjadi koordinator Komisi V. Ini sekarang saya juga sedang komunikasi dengan Pak Poti. Beliau ingin kami fokus dan serius mendalami kasus ini,” tutur Eddy .

Politisi Demokrat ini menegaskan keinginan DPRD Riau dana BOSDA ini digunakan tepat sasaran,  sesuai dengan harapan bersama untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM),

” DPRD Riau saat Pemprov mengusulkan dana BOSDA ini sangat mendukung karena sasarannya untuk peningkatan SDM anak negeri.,” ucapnya

“Namun Tidak tahu kita ternyata dalam pelaksanaan ada hal yang aneh-aneh,” tambah Eddy.

Baca juga : https://www.beritadigi.com/2022/03/14/kamsol-sekolah-mou-dengan-pihak-ke-tiga-gunakan-bosda-harus-persetujuan-disdik-provinsi-riau/

Pewarta : Edi Gustien

 

 

Pos terkait